<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="297">
 <titleInfo>
  <title>Wayang:</title>
  <subTitle>Asal Usul, Filsafat, dan Masa Depannya</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mulyono, Sri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Haji Masagung</publisher>
   <dateIssued>1989</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xv + 312hlm; 14 x 21cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Yang dimaksudkan dengan perkataan wayang purwa dalam tulisan ini adalah pertunjukan wayang yang ceritanya bersumber pada Mahabarata dan Ramayana. Yaitu wayang kulit purwa, wayang beber purwa, wayang golek Sunda, wayang wong, wayang Bali, wayang golek purwa dan sebagainya. Untuk menyatukan dan menegaskan pengertian selanjutnya dalam tulisan ini ditentukan bahwa yang dimaksud dengan wayang purwa adalah pertunjukan wayang yang bersumber pada cerita Mahabarata dan Ramayana. Oleh karena itu yang dimaksud dengan 'asal usul dan pertumbuhan wayang purwa' bukanlah sejarah dan pertumbuhan cerita wayang itu sendiri tetapi lintasan sejarah dan perkembangan pertunjukan bayang-bayang dengan sarana sederhana/asli sampai dengan pertujukan wayang seperti yang kita lihat sekarang. Guna membatasi lingkup persoalan maka sebagai persoalan pokok akan ditinjau mengenai persoalan wayang kulit purwa gaya Jawa Tengah pada umumnya dan gaya Surakarta pada khususnya saja. Wayang purwa dan wayang-wayang jenis lainnya tidak akan ditinjau secara mendetail melainkan hanya akan disoroti dan dipandang sebagai suatu bentuk perkembangan wayang kulit purwa asli. Sudah banyak sarjana baik sarjana Barat maupun sarjana Indonesia yang telah mengupas, menyelidiki dan menulis mengenai persoalan sejarah dan asal usul wayang purwa. Masing-masing dengan pendapat yang berbeda-beda bahkan sering saling bertentangan. Oleh karena itu di sini akan ditulis suatu pendekatan fakta dan logika yang mudah-mudahan dapat dipergunakan sebagai pengantar kepada ilmu pengetahuan wayang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Wayang</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>filsafat Jawa</topic>
 </subject>
 <classification>181.16</classification>
 <identifier type="isbn">9794120464</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>181.16 Mul w</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">13769</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator>181.16 Mul w</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Wayang_Asal_Usul.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>297</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-11-07 18:21:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-01-11 11:18:53</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>