Record Detail
Advanced SearchText
Hubungan Jiwa-Badan Menurut St. Augustinus
Buku ini sangat membantu pengenalan kita akan diri sendiri sebagai manusia yang berbadan dan berjiwa. Badan dapat mati karena dicipta dari tanah tetapi jiwa yang memiliki banyak kemampuan penggerak untuk menangkap kebenaran tidak dapat mati. Jiwa hadir kepada dirinya sendiri sebagai suatu substansi rohani yang berakal budi. Jiwa digerakkan oleh peraturan-peraturan moral, oleh kehendak masa sekarang yang membawa sukacita dan dukacita, juga oleh kebendak masa depan yang berupa keinginan atau bahkan ketakutan. Jiwa digerakkan juga oleh cinta (amor) dengan dimensi-dimensinya: nafsu, cinta, kegemaran, dan kecenderungan. Manusia diajak untuk selalu mengusahakan keselarasan cintanya (amor sui) ke cinta Tuhan (amor Dei).
Availability
| 12264 | 233 Veu h | Perpustakaan STFT | Available |
Detail Information
| Series Title |
Seri Pustaka Teologi
|
|---|---|
| Call Number |
233 Veu h
|
| Publisher | Kanisius : Yogyakarta., 2005 |
| Collation |
184hlm: 15x21cm
|
| Language |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
979-21-0992-7
|
| Classification |
233
|
| Content Type |
-
|
| Media Type |
-
|
|---|---|
| Carrier Type |
-
|
| Edition |
-
|
| Subject(s) | |
| Specific Detail Info |
-
|
| Statement of Responsibility |
-
|
Other version/related
No other version available






