<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22914">
 <titleInfo>
  <title>Sumbangan Etika Kepedulian Nel Noddings Terhadap Penguatan Pendidikan Karakter Dalam Kerangka Pembelajaran Mendalam (deep learning) Di SMPK St. Yusuf Kepanjen.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Sermada Kelen Donatus, M.A.</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>3. Prof. Dr. FX. Eko Armada Riyanto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Pius Pandor, Lic.Phil</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Du, Patrisius Epin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xiii; 198hal: 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fokus tesis ini adalah menggali sumbangan konsep pendidikan karakter Nel Noddings yang dilandasi pada etika kepedulian, serta menganalisis praktik pendidikan karakter dalam kerangka pembelajaran mendalam (deep learning) di SMPK St. Yusuf Kepanjen. Di tengah persoalan yang melanda kehidupan moral baik di tengah masyarakat maupun di sekolah, serta kecenderungan pendidikan yang menitikberatkan perkembangan aspek kognitif dari pada karakter peserta didik. Pendidikan karakter kerap bersifat formalistik, indoktrinatif, dan terjebak antara pengetahuan moral dan praktik moral. Etika Kepedulian yang dikembangkan Nel Noddings menawarkan cara pandang baru terhadap pendidikan karakter. Nel Noddings sebagai seorang feminis dan filsuf pendidikan mengembangkan konsep etika kepedulian dalam pendidikan moral/karakter. Ciri pokok etika kepedulian Noddings ialah sifatnya relasional. Dalam konteks pengembangan pendidikan moral, ia mengkritik model pendidikan moral atau karakter yang bersifat indoktrinatif, hafalan, dan deretan daftar kebajikan. Ia menolak model tradisional pendidikan karakter yang menekankan pada kewajiban moral abstrak. Baginya pendidikan moral itu berkaitan dengan hubungan peduli antara one caring (yang peduli) dan cared for (yang dipedulikan). Hubungan keduanya ditandai dengan engrossment (keterlibatan total), motivational displacement (pergeseran motivasi), dan resiprositas (timbal balik). Pengembangan pendidikan karakter Noddings melalui empat komponen utama pendidikan karakter, yaitu: model (keteladanan), dialog, praktik dan konfirmasi. Metodologi yang digunakan dalam tesis ini ialah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengalaman kepala sekolah, guru dan siswa dalam praktek pendidikan karakter di SMPK St. Yosef Kepanjen menjadi unsur pokok bagi pengembangan tesis ini. Praktik pendidikan karakter di SMPK St. Yusuf Kepanjen dilaksanakan melalui peran guru sebagai teladan moral, program konkret kegiatan peduli di sekolah, pembinaan spiritual, kegiatan outing class, dan dialog terbuka antara guru dan siswa. Praktik ini semakin diperkuat oleh etika kepedulian Nel Noddings sehingga menjadi landasan dalam mengembangkan prinsip pembelajaran mendalam, seperti berkesadaran (mindful) dilaksanakan melalui keterlibatan total, bermakna (meaningful) dalam relasi konkret dan pengalaman nyata, dan menggembirakan (joyful) dalam relasi yang sehat antara guru dan murid. Tesis menemukan bahwa dimensi relasional menjadi pondasi utama dalam pengembangan pendidikan karakter. Ciri relasional ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan moral dan praktik moral serta memperkuat relasi antara guru dan murid di sekolah. Dimensi relasional ini membantu untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman bagi peserta didik dan membantu siswa untuk belajar peduli pada kehidupan masyarakat luas.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Pendidikan karakter</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TESIS 2026</topic>
 </subject>
 <classification>370</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>370 Du s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">2401015</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>370 Du s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>22914</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-09-14 10:31:48</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-09-14 10:32:17</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>