Image of Analisis terhadap Konten-Konten Iman Katolik dalam Media Sosial dari Sudut Pandang Hermeneutika Paul Ricoeur dan Teologi Ensiklik Caritas In Veritate

Text

Analisis terhadap Konten-Konten Iman Katolik dalam Media Sosial dari Sudut Pandang Hermeneutika Paul Ricoeur dan Teologi Ensiklik Caritas In Veritate



Perkembangan media sosial dalam budaya digital telah mengubah cara Gereja Katolik mewartakan iman serta cara umat memahami dan menghayati Injil. Media sosial tidak lagi hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, melainkan juga menjadi ruang budaya baru yang membentuk relasi, makna, dan identitas iman. Di satu sisi, media digital membuka peluang besar bagi pewartaan iman, namun di sisi lain menghadirkan tantangan berupa pendangkalan spiritualitas, fragmentasi pemaknaan iman, serta penyebaran konten iman yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan mengkaji konten pewartaan iman Katolik di media sosial, khususnya bagaimana makna iman disampaikan, ditafsirkan, dan dihayati oleh umat dalam ruang digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode hermeneutika filosofis Paul Ricoeur, yang memandang konten iman digital sebagai teks yang memuat simbol dan narasi iman. Melalui proses distansiasi dan apropriasi, penelitian ini menganalisis cara pesan iman membentuk pemahaman, sikap, dan praktik iman umat. Perspektif teologis ensiklik Caritas in Veritate karya Paus Benediktus XVI digunakan sebagai kerangka etis untuk menilai sejauh mana konten pewartaan iman digital mencerminkan kesatuan antara kasih dan kebenaran serta penghormatan terhadap martabat manusia. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran pewartaan iman dari pola komunikasi yang terpusat dan satu arah menuju bentuk yang lebih partisipatif dan kontekstual, dengan keterlibatan aktif umat awam sebagai pembuat konten iman. Integrasi hermeneutika Ricoeur dan teologi Caritas in Veritate membentuk suatu kerangka hermeneutis-etis berbasis kasih dan kebenaran, yang menegaskan bahwa pewartaan iman digital perlu memadukan penafsiran iman yang reflektif dengan tanggung jawab etis dalam komunikasi. Penelitian ini memberikan implikasi teologis dan pastoral bagi pengembangan evangelisasi digital Gereja yang lebih dialogis, etis, dan transformatif dalam konteks budaya digital masa kini.


Availability

24.01020261.52 Fer aPerpustakaan STFTAvailable

Detail Information

Series Title
-
Call Number
261.52 Fer a
Publisher STFT Widya Sasana : Malang.,
Collation
xiii + 163hlm; 21,5x28cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
261.52
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility

Other version/related

No other version available




Information


RECORD DETAIL


Back To PreviousXML DetailCite this