<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22879">
 <titleInfo>
  <title>Kasih Yang Menghidupkan:</title>
  <subTitle>Pendekatan Teologi Hati Kudus Yesus dalam Ensiklik Dilexit Nos sebagai Respons Atas Dehumanisasi dalam Era Konsumerisme dan Revolusi Digital</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>3. Robertus Wijanarko, Ph.D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>2. Dr. Antonius D. Firmanto, M.Pd</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>1. Dr. Gregorius Pasi, Lic.Th</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ratu, Ambrosius Robertus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Malang</placeTerm>
   <publisher>STFT Widya Sasana</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x + 98hlm; 21,5x28cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Di tengah perkembangannya gaya hidup kosnumerisme dan revolusi digital yang dimotori oleh akal imitasi, manusia sering mengalami kehilangan arah karena tekanan performa, efisiensi, dan akumulasi yang terus-menerus. Situasi ini berpotensi mereduksi manusia menjadi sekadar data, angka, atau konsumen dalam sistem teknologi dan ekonomi modern. Tulisan ini bertujuan merefleksikan spiritualitas Hati Kudus Yesus yang direfleksikan oleh Paus Fransiskus dalam ensiklik Dilexit Nos sebagai sumber harapan dan pemulihan martabat manusia di tengah dinamika tersebut. Melalui pendekatan reflektif-teologis, spiritualitas Hati Kudus dipahami bukan hanya sebagai simbol devosi, tetapi sebagai pusat kasih yang memberi diri, perhatian, dan kehadiran yang tulus. Spiritualitas ini menegaskan kembali bahwa manusia keberhargaan manusia tidak ditentukan oleh sejauh mana manusia mempunyai barang-barang branded atau eksis dalam media sosial, tetapi dari kodratnya bahwa ia dikasihi Allah. Spiritualitas Hati Kudus Yesus menawarkan orientasi baru bagi kehidupan manusia modern, yakni menghadirkan keseimbangan antara dunia yang cepat dengan kebutuhan batin yang mendalam, serta mendorong umat beriman untuk menampilkan sikap iman yang profetis melalui keheningan, discernment, solidaritas, dan perhatian terhadap sesama. Spiritualitas Hati Kudus Yesus ini menjadi jalan untuk meneguhkan kembali nilai kemanusiaan, memperbarui relasi, dan menghadirkan kasih yang transformatif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kristiani dan masalah sosial</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Teologi Sosial-Kristen</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TESIS 2026</topic>
 </subject>
 <classification>261.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STFT WIDYA SASANA Jln. Terusan Rajabasa 2 Malang</physicalLocation>
  <shelfLocator>261.8 Rat k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">24.01001</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>261.8 Rat k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Cover_TESIS_2023.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>22879</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-09-02 09:49:30</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-09-09 10:19:06</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>